Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tadulako (Untad) menggelar Workshop Mutu Akademik bertajuk “Dari Teori ke Aksi: Merancang Project-Based dan Case-Based Learning untuk Mengasah Berpikir Kritis”. Kegiatan ini berlangsung pada Senin (26/10/2026) bertempat di Aula FISIP Untad dan diikuti oleh dosen dari Prodi Ilmu Komunikasi serta jajaran dosen di lingkungan FISIP Untad. Workshop ini diselenggarakan sebagai langkah strategis dalam mengoptimalkan penerapan metode pembelajaran aktif (active learning) berbasis proyek (Project-Based Learning) dan pemecahan kasus (Case-Based Learning). Kedua metode ini dirancang untuk mendorong kreativitas serta mengasah kemampuan berpikir kritis mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja dan dinamika media modern.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan FISIP Untad, Dr. M. Nur Alamsyah, S.IP., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas inisiatif Prodi Ilmu Komunikasi dalam menyelenggarakan kegiatan peningkatan kapasitas instruksional bagi para pengajar. Beliau menekankan pentingnya adaptasi kurikulum dan metode pengajaran yang tidak hanya berhenti pada penguasaan teori, melainkan mampu mengantarkan mahasiswa pada aksi nyata dan pemecahan masalah konkret. Hadir sebagai narasumber utama, Dr. Supriyatman, S.Si., M.Pd., yang juga menjabat sebagai Koordinator Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tadulako. Dalam pemaparannya, Dr. Supriyatman membagikan panduan praktis serta strategi penyusunan rancangan pembelajaran berbasis case study dan project yang efektif, inklusif, serta terukur sesuai dengan standar mutu pendidikan tinggi.
Ketua Panitia Pelaksana, Fitriani Puspa, M.I.Kom., menjelaskan bahwa workshop ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam serta ruang kolaborasi bagi para dosen dalam merancang Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis proyek dan kasus yang relevan dengan kebutuhan industri maupun masyarakat. Jalannya diskusi dan sesi tanya jawab berlangsung interaktif di bawah panduan Dyah Fitria Kartika, M.I.Kom. selaku moderator. Para peserta secara aktif mendiskusikan tantangan implementasi metode Case-Based dan Project-Based Learning di kelas serta merumuskan bentuk luaran (output) pembelajaran yang optimal bagi mahasiswa. Melalui penyelenggaraan workshop mutu akademik ini, Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Untad berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu proses pembelajaran secara berkelanjutan guna mencetak lulusan yang unggul, kritis, adaptif, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

